Jakarta, 8 November 2025 – Suasana di sekitar SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, mendadak geger saat ledakan keras terdengar pada Jumat (7/11). Seorang pedagang minuman bernama Dani menjadi saksi langsung peristiwa itu. Ia awalnya mengira suara tersebut berasal dari ban pecah.
“Saya dengar dua kali. Yang pertama keras banget, yang kedua agak sedang. Saya kira awalnya cuma ban meledak,” ujar Dani kepada wartawan, Sabtu (8/11).
Tak lama setelah suara keras itu terdengar, Dani melihat para siswa berlarian keluar dari area sekolah sambil berteriak panik. “Anak-anak SMA-nya langsung keluar, teriak-teriak. Saya kaget banget,” tambahnya.
Menurut pengakuannya, beberapa siswa sempat menyebut dugaan awal sumber suara berasal dari tabung gas atau perangkat sound system. Namun tak lama kemudian, situasi berubah mencekam setelah terlihat sejumlah siswa mengalami luka serius.
“Saya lihat banyak yang berdarah, ada yang bagian kepala, ada yang matanya ditutup kain. Ada juga yang dibawa pakai tandu dan motor. Saya hitung ada lebih dari lima ambulans,” tutur Dani.
Insiden itu terjadi ketika salat Jumat tengah berlangsung. Berdasarkan data sementara, sebanyak 54 orang dilaporkan mengalami luka-luka, dan 29 di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Pihak kepolisian menemukan sebuah senjata mainan di lokasi kejadian. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pelaku ledakan diduga berasal dari lingkungan sekolah sendiri.
“Informasi sementara, terduga pelaku masih dari lingkungan sekolah tersebut,” kata Kapolri dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Peristiwa ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif dan kronologi lengkap di balik ledakan yang menggemparkan tersebut.






