posmetrosiantar.com – Kemunculan Bobibos, bahan bakar nabati (biofuel) karya anak bangsa, telah memicu kegembiraan sekaligus tanda tanya besar. Bisakah inovasi berbasis jerami ini benar-benar menantang dominasi bahan bakar fosil andalan Pertamina, yaitu Pertalite dan Pertamax?
Artikel ini hadir sebagai panduan lengkap untuk membandingkan ketiga jenis BBM ini, dari nilai oktan hingga dampaknya pada lingkungan.
Gambaran Umum: Kenali Ketiga Bahan Bakar
Sebelum membandingkan secara mendalam, mari kita kenali profil singkat ketiganya:
| Jenis BBM | Bahan Dasar Utama | Nilai Oktan (RON) | Status Ketersediaan |
| Bobibos | Biomassa Nabati (Jerami, limbah pertanian) | 98 (Klaim) | Masih tahap uji lab & belum dijual bebas. |
| Pertalite | Minyak Bumi (Fosil) | 90 | Resmi, tersedia luas di seluruh SPBU. |
| Pertamax | Minyak Bumi (Fosil) | 92 | Resmi, tersedia luas dan stabil. |
Duel Angka Oktan (RON): Siapa Paling Tahan ‘Ngelitik’?
Nilai RON (Research Octane Number) adalah standar yang menentukan seberapa tahan bahan bakar terhadap knocking (bunyi ‘ngelitik’ pada mesin). Semakin tinggi RON, semakin optimal bahan bakar untuk mesin kompresi tinggi.
-
Bobibos (RON 98): Klaim ini menempatkannya setara dengan Pertamax Turbo. Jika terbukti benar, Bobibos memiliki performa oktan yang terbaik, sangat ideal untuk mesin-mesin modern dan sporty.
-
Pertamax (RON 92): Jauh lebih baik dari Pertalite, memberikan pembakaran yang lebih stabil dan bersih.
-
Pertalite (RON 90): Paling rendah. Cukup untuk mesin kompresi standar, tetapi berisiko knocking jika dipaksakan pada mesin modern.
Kesimpulan RON: Bobibos berpotensi besar menjadi raja oktan jika klaimnya teruji.
Bahan Dasar & Dampak Lingkungan
Perbedaan paling mendasar terletak pada sumber energinya, yang berimplikasi langsung pada lingkungan.
Bobibos: Ramah Lingkungan & Terbarukan
-
Sumber: Biomassa nabati (jerami, residu tanaman).
-
Keunggulan: Renewable (terbarukan) dan diklaim menghasilkan emisi mendekati nol. Selain itu, ia mengatasi masalah limbah pertanian yang biasanya hanya dibakar.
-
Tantangan: Stabilitas kimia, potensi endapan (gum), dan skala produksi massal yang efisien.
Pertalite & Pertamax: Fosil & Stabil
-
Sumber: Minyak bumi (fosil), sumber daya yang tidak terbarukan.
-
Tantangan: Emisi CO₂ yang dihasilkan lebih tinggi. Meskipun Pertamax lebih bersih dari Pertalite karena pembakaran lebih lengkap, keduanya tetap berkontribusi pada polusi.
Kesimpulan Lingkungan: Bobibos menawarkan solusi paling hijau untuk masa depan energi Indonesia.
Performa & Kompatibilitas Mesin
Meskipun RON tinggi, ada aspek teknis yang harus dipertimbangkan untuk penggunaan jangka panjang:
| Aspek Performa | Bobibos (Klaim) | Pertalite (Fakta) | Pertamax (Fakta) |
| Potensi Gum/Endapan | Perlu diuji; biofuel kadang berisiko. | Risiko Sedang. | Risiko Rendah, pembakaran bersih. |
| Efek Jangka Panjang | Belum ada pengujian resmi ke injektor, valve, atau seal. | Cukup untuk mesin standar kompresi rendah. | Optimal untuk mesin kompresi tinggi; minim deposit. |
| Efisiensi Bahan Bakar | Perlu diuji nyata, klaimnya irit. | Cukup, tergantung jenis kendaraan. | Pembakaran sempurna → cenderung lebih irit pada mesin yang kompatibel. |
Ketersediaan, Legalitas, dan Harga
Saat ini, ketersediaan adalah pembeda utama antara Bobibos dan BBM Pertamina.
-
Status Legal & Ketersediaan: Pertalite dan Pertamax adalah BBM Resmi yang sudah terstandardisasi dan aman dibeli di SPBU mana pun. Sementara Bobibos belum memiliki izin edar dan tidak bisa dibeli masyarakat.
-
Harga: Pertalite adalah pilihan paling terjangkau saat ini. Harga Bobibos belum diketahui pasti; meskipun ada klaim bisa murah, biaya produksi biofuel seringkali tinggi. Pertamax berada di kelas menengah atas.
Mana yang Terbaik untuk Anda Saat Ini?
| Kriteria Pilihan Anda | BBM yang Disarankan | Alasan |
| Mencari Performa & Mesin Bersih | Pertamax | RON 92-98 stabil, resmi, dan minim deposit. |
| Mencari Hemat Budget Harian | Pertalite | Paling murah dan cukup untuk motor/mobil harian kompresi rendah. |
| Mencari Solusi Masa Depan Hijau | Bobibos | Potensi oktan tinggi, renewable, dan emisi rendah. (Namun, belum tersedia) |
Bobibos adalah sebuah inovasi yang patut diacungi jempol dan berpotensi besar menjadi penyelamat lingkungan Indonesia. Namun, sampai uji komprehensif, legalitas, dan ketersediaan massal terbukti, masyarakat tetap harus mengandalkan BBM resmi Pertamina.
Kita tunggu bersama babak baru energi hijau Indonesia!
Bagaimana menurut Anda? Apakah Bobibos dengan RON 98 akan sepadan jika harganya lebih mahal dari Pertamax? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar!






