Untuk diketahui, teknologi CVT dikenal mampu memberikan perpindahan gigi yang lebih halus dibandingkan transmisi otomatis konvensional. Di pasar otomotif Indonesia, efisiensi bahan bakar dan kenyamanan menjadi faktor utama yang dicari konsumen kelas menengah.
Hingga saat ini, Daihatsu masih mempertahankan transmisi Automatic (AT) konvensional pada beberapa model unggulannya. Keputusan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga biaya perawatan tetap murah, mengingat transmisi matik konvensional lebih mudah diperbaiki dan suku cadangnya melimpah di bengkel-bengkel biasa.
Warga Siantar yang dikenal sebagai pengguna mobil tangguh tentu sangat mempertimbangkan biaya operasional. Langkah Daihatsu yang tetap mempertahankan harga kompetitif dinilai masih relevan dengan kebutuhan pasar lokal saat ini.


