Jangan Sampai Kabin Mobil Kelen Jadi Oven, Buruan Cek Bagian Ini Sebelum Menyesal!

Otomotif10 Views
Logo POSMETRO
POSMETRO SIANTAR
Lowongan Wartawan Dibuka
Kontributor • Wartawan • Kabiro
Kontributor
🔥 Dibutuhkan
Klik Daftar
Wartawan
⚡ Segera
Klik Daftar
Kabiro
⭐ Prioritas
Klik Daftar

POSMETRO, SIANTAR – Menghadapi cuaca musim panas yang makin membara belakangan ini, sering kali para pemilik kendaraan lalai dan cuek bebek untuk memeriksa kondisi kesehatan AC (Air Conditioner) mobilnya. Padahal, kalau peranti pendingin ini sudah bermasalah, siap-siap aja kelen bakal mandi keringat dan merasakan dampak yang super tidak nyaman selama berkendara di jalanan.

Laman resmi Suzuki pada Selasa, langsung memberikan beberapa tips penting bin krusial untuk mencegah terjadinya kerusakan komponen AC. Biar apa? Ya biar pasokan kesejukan dan kenyamanan kelen selama berkendara di tengah musim panas yang menyengat ini tetap terjaga aman terkendali.

Ingat ya lek, untuk tetap mendapatkan kesejukan yang hakiki selama berkendara, pengendara wajib hukumnya memperhatikan kondisi kondensor AC. Komponen yang posisinya ngumpet di balik grill depan ini, rupanya memegang peran paling penting dalam membuang hawa panas, agar udara di dalam ruang kabin tetap sejuk maknyus saat cuaca luar lagi terik-teriknya.

BACA JUGA: Alamak! Login MyJPJ Pakai MyDigital ID Malah Bikin Pusing, Warga Ngeluh Muncul Pesan ‘Oops!’

Menurut wejangan dari Suzuki, komponen yang satu ini ibaratnya menjadi garda terdepan dari fitur AC mobil kelen. Alhasil, gara-gara letaknya yang berhadapan langsung dengan paparan udara bebas di bagian depan kendaraan, si kondensor ini pun paling gampang dan rawan kali terkena serangan debu, kotoran membandel, hingga partikel-partikel kecil lainnya.

“Kondensor merupakan komponen krusial namun sering kali luput dari perhatian pemilik mobil karena posisinya tersembunyi. Salah satu potensi yang dapat memengaruhi kinerjanya adalah kotoran. Jika dibiarkan dapat memengaruhi kinerja AC, ataupun membebani komponen lainnya,” beber sang pakar, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi, dengan nada mewanti-wanti.

See also  Alamak! Login MyJPJ Pakai MyDigital ID Malah Bikin Pusing, Warga Ngeluh Muncul Pesan 'Oops!'

Nah, buat pemilik kendaraan yang masih nekat lalai dan malas menjaga kebersihan kondensor, bisa dipastikan ke depan bakal gigit jari lantaran mengalami kondisi AC yang kurang maksimal dalam mengkondisikan suhu dingin yang kita inginkan. Hal itu bisa terjadi dikarenakan hawa panas dari mesin tidak terbuang sempurna, sehingga udara dari AC di dalam kabin gak bakalan mampu mencapai suhu sejuk yang maksimal.

Bukan cuma bikin gerah di dalam kabin, dampak buruk lainnya juga bakal merembet ke mana-mana! Beban kerja dari kompresor otomatis menjadi jauh lebih berat, karena tekanan sistem terlalu tinggi akibat hawa panas yang tertahan di dalam. Skenario terburuknya, kondisi ini jelas-jelas dapat memperpendek usia pakai kompresor alias cepat jebol, dan yang paling bikin dompet menjerit adalah terjadinya pemborosan bahan bakar alias bensin mobil kelen jadi makin boros!

Hal itu disebabkan karena beban kerja sistem AC yang ngoyo tadi, otomatis akan memberikan beban tambahan yang cukup berat pada kinerja mesin secara keseluruhan. Alhasil, ujung-ujungnya langsung berdampak nyata pada konsumsi bahan bakar yang tersedot lebih banyak dari biasanya.

Bagi masyarakat di wilayah Siantar, Simalungun, dan sekitarnya, fenomena siang hari yang terik menyengat belakangan ini bukan lagi rahasia umum. Berdasarkan penjelasan teknis otomotif, AC mobil bekerja menggunakan sistem sirkulasi tertutup di mana kondensor berfungsi mengubah gas refrigeran (freon) bertekanan tinggi menjadi cairan dengan cara melepaskan panasnya ke udara luar.

Ketika debu jalanan, sisa daun kering, atau bangkai serangga menempel rapat di kisi-kisi kondensor, proses pelepasan panas ini otomatis tersumbat total.

Jika kelen biarkan kisi-kisi kondensor itu tersumbat, dampaknya gak main-main, lek! Pertama, AC mobil kelen cuma keluar angin doang alias “AC Pajangan”, bikin emosi naik pas macet-macetan di jalanan. Kedua, kompresor AC yang dipaksa kerja rodi di atas batas normal bakal cepat aus dan jebol. Kalau sudah jebol, siap-siap kelen merogoh kocek jutaan rupiah buat ganti segelondong kompresor baru.

See also  Pasar Sirion Kalah Jauh dari LCGC, Daihatsu Tetap Santai

Ketiga, bensin mobil jadi cepat habis karena mesin dipaksa berputar lebih keras untuk memutar kompresor yang tekanannya sudah kelewat tinggi.

Tenang, jangan panik dulu! Solusi paling gampang dan murah adalah melakukan perawatan preventif. Semprot kisi-kisi kondensor AC di balik grill depan secara berkala menggunakan air bertekanan sedang saat kelen mencuci mobil (jangan terlalu kencang biar kisi-kisinya gak bengkok).

Selain itu, sangat disarankan untuk membawa mobil kesayangan kelen ke bengkel AC resmi atau tepercaya minimal 6 bulan sekali untuk servis berkala, pembersihan total (flushing), dan pengecekan tekanan freon demi menghadapi musim kemarau panjang ini. (PM/AsT)

Dukung Jurnalisme POSMETRO SIANTAR

Dalam segala situasi, POS METRO berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang

Leave a Reply