Prajurit Terbaik TNI Gugur di Lebanon, Dimakamkan Secara Militer di TMP Lubuk Pakam

Peristiwa54 Views
Logo POSMETRO
POSMETRO SIANTAR
Lowongan Wartawan Dibuka
Kontributor • Wartawan • Kabiro
Kontributor
🔥 Dibutuhkan
Klik Daftar
Wartawan
⚡ Segera
Klik Daftar
Kabiro
⭐ Prioritas
Klik Daftar

LUBUK PAKAM, POS METRO – Isak tangis keluarga dan kerabat tak terbendung saat jenazah prajurit terbaik TNI, almarhum Kopda Anumerta Rico Pramudia, tiba di rumah duka hingga akhirnya dikebumikan. Prajurit yang bertugas menjaga perdamaian dunia di bawah bendera PBB (UNIFIL) ini akhirnya beristirahat dengan tenang di Taman Makam Pahlawan (TMP) Lubuk Pakam, Rabu (29/4/2026).

Suasana haru biru menyelimuti prosesi pemakaman militer tersebut. Tembakan salvo ke udara mengiringi masuknya peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih ke liang lahat, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa-jasanya di medan tugas Lebanon.

ANDA MUNGKIN TERTARIK: Pertempuran Sengit Meletus di Mali! Pasukan Pemerintah Gempur Kelompok Teroris, Puluhan Tewas

Almarhum Kopda Anumerta Rico Pramudia merupakan prajurit Kompi A Yonif 114/Satria Musara, Brigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda. Ia bergabung menjadi prajurit TNI pada tahun 2015 dan tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Diketahui, almarhum gugur pada 24 April 2026 setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Beirut, Lebanon. Ia mengalami luka berat akibat serangan artileri yang dilaporkan terjadi di wilayah Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian dunia.

Pihak keluarga mengaku sangat kehilangan, namun ikhlas melepas kepergian Rico yang gugur sebagai pahlawan bangsa. “Dia anak yang baik dan sangat berdedikasi. Kami bangga meski hatinya hancur,” ujar salah satu kerabat dengan mata berkaca-kaca.

See also  Pertempuran Sengit Meletus di Mali! Pasukan Pemerintah Gempur Kelompok Teroris, Puluhan Tewas

Gugurnya Kopda Anumerta Rico Pramudia menambah daftar panjang prajurit TNI yang menjadi korban dalam konflik di wilayah Lebanon Selatan yang terus memanas. Rico merupakan personil dari Yonif 114/SM yang ditugaskan dalam misi perdamaian PBB untuk menjaga stabilitas di perbatasan Lebanon. Pangkat almarhum dinaikkan satu tingkat secara anumerta sebagai penghargaan atas pengabdian dan pengorbanan nyawanya di medan tugas internasional.

Insiden ini memicu duka mendalam tidak hanya bagi keluarga di Sergai dan Deli Serdang, tetapi juga bagi institusi TNI dan rakyat Indonesia secara luas. Gugurnya prajurit akibat serangan artileri ini menjadi pengingat keras akan tingginya risiko yang dihadapi pasukan perdamaian Indonesia di wilayah konflik, sekaligus menunjukkan komitmen tak tergoyahkan Indonesia terhadap perdamaian dunia.

TNI terus berkoordinasi dengan otoritas PBB dan UNIFIL untuk melakukan investigasi menyeluruh atas serangan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Kedepannya, peningkatan standar keamanan dan perlindungan bagi personil di titik-titik rawan konflik akan terus dievaluasi guna meminimalisir jatuhnya korban jiwa di masa mendatang. (PM/Setiawan)

Dukung Jurnalisme POSMETRO SIANTAR

Dalam segala situasi, POS METRO berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang

Leave a Reply