Jika luapan Aek Haidupan ini tidak segera ditangani secara permanen, dampak buruknya akan sangat meluas. Selain ancaman kerusakan fisik pada rumah warga dan infrastruktur jalan, sektor ekonomi masyarakat juga terganggu karena lahan pertanian terancam gagal panen akibat terendam air. Belum lagi risiko kesehatan pasca-banjir yang mengancam anak-anak dan lansia di wilayah terdampak.
Solusi jangka pendek yang sedang dijalankan adalah pengerahan alat berat untuk pengerukan darurat. Namun, untuk solusi jangka panjang, diperlukan pembangunan bronjong atau dinding penahan tanah (TPT) yang lebih permanen di sepanjang sisi sungai yang rawan longsor.
Selain itu, diperlukan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga daerah aliran sungai (DAS) tetap bersih dan tidak mendirikan bangunan yang melanggar sempadan sungai agar proses normalisasi di masa depan tidak terkendala.
(PM/Tr)
