Kapolres Simalungun Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Hatonduhan: “Mantap Bah, Jembatan Idaman Warga Akhirnya Kokoh!

Logo POSMETRO
POSMETRO SIANTAR
Lowongan Wartawan Dibuka
Kontributor • Wartawan • Kabiro
Kontributor
🔥 Dibutuhkan
Klik Daftar
Wartawan
⚡ Segera
Klik Daftar
Kabiro
⭐ Prioritas
Klik Daftar

SIMALUNGUN, POSMETRO – Luar biasa bah! Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali dibuktikan bukan hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kehidupan warga. Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang meresmikan perbaikan Jembatan Bah Bolum dalam Program Jembatan Merah Putih Presisi di Huta VIII Kampung Gereja dan Huta IX Saribu Laksa, Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Rabu (13/5).

Dalam sambutannya, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menjelaskan secara gamblang latar belakang dan urgensi pembangunan jembatan ini bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat setempat.

Beliau menekankan bahwa jembatan ini bukan sekadar beton dan besi, tapi urat nadi ekonomi dan akses penting buat anak-anak sekolah dan warga beraktivitas sehari-hari.

BACA JUGA: SIANTAR HARUS NOMOR 1! Wali Kota Wesly ‘Panaskan’ Semangat KNPI Rebut Takhta Kota Paling Toleran

AKBP Marganda Aritonang bersama masyarakat meresmikan Jembatan Bah Bolum tersebut dengan penuh rasa syukur. Momen bersejarah dan penuh keharuan ini terjadi di hadapan para tokoh masyarakat dan warga yang sudah lama mendambakan akses jalan yang layak dan aman untuk dilintasi.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kehadiran Kapolres langsung di lokasi pembangunan merupakan cerminan keseriusan institusi Polri dalam mendukung program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat kecil. Ini bukti kalau Polisi bukan cuma tukang tangkap penjahat, tapi sahabat pembangunan desa, mantap bah!

“Mari bersama-sama kita jaga kamtibmas yang aman dan kondusif. Polres Simalungun akan terus hadir, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra pembangunan masyarakat Kabupaten Simalungun,” tutur AKBP Marganda Aritonang menutup sambutannya dengan penuh semangat.

See also  Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Madina, Petani Didorong 'Banting Stir' Demi Tanah Subur dan Hasil Maknyus!

Gak cuma sekadar peresmian biasa, jembatan yang punya panjang 6 meter dan lebar 3,5 meter ini dibangun dengan semangat gotong royong antara personil Polri dan warga setempat. Bayangkan kelen, selama proses pembangunan, warga dan polisi bahu-membahu ngangkat material, bukti kalau sinergi itu nyata adanya, bukan cuma omon-omon!

Dampaknya langsung terasa, Lae! Sekarang petani sawit dan karet di Hatonduhan gak perlu lagi was-was kalau mau lewat bawa hasil panen. Anak sekolah pun gak perlu lagi bertaruh nyawa lewat jembatan yang dulunya reot. Dengan jembatan baru ini, mobilitas warga jadi lancar jaya, dan otomatis ekonomi desa bakal makin kencang mutarnya.

Program Jembatan Merah Putih Presisi ini rencananya bakal terus berlanjut ke nagori-nagori lain di Simalungun yang aksesnya masih memprihatinkan. Kapolres berharap jembatan ini dijaga baik-baik oleh warga. “Jangan cuma dipakai, tapi dirawat bareng-bareng supaya awet,” pesannya kepada masyarakat Tangga Batu. (PM/AsT)

Dukung Jurnalisme POSMETRO SIANTAR

Dalam segala situasi, POS METRO berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang

Leave a Reply